Theme images by Storman. Powered by Blogger.

POLLING : PASANGAN IDAMAN ITU PENGUSAHA, BUKAN POLITISI...

Kalau anda berprofesi sebagai politisi dan susah mendapatkan jodoh, bersabarlah. Bukan karena penampilan anda kurang menarik, modalnya kurang atau perilaku anda kurang baik. Tapi, faktanya politisi memang bukan sosok yang menarik untuk di jadikan pasangan. Sebaliknya, sosok enterpreuner , pekerja atau pengusaha adalah figur yang paling banyak di impikan untuk di jadikan pasangan.
                                                                 Pict : kaskus.co.id

Setidaknya, itulah yang tergambar dalam jajak pendapat via SMS yang di selenggarakan TAMPOLL GUBRAK (Team Polling Gubrak) dan melibatkan sekitar 100 responden. Pengusaha menduduki peringkat pertama sebagai sosok yang paling di inginkan sebagai pasangan hidup dengan perolehan angka 36%. Profesi yang paling di impikan selanjutnya adalah pekerja seni atau seniman, 27%. Disusul Pendidik (25%), Pendakwah (5%), Tentara (3%), Dokter (2%) dan profesi Ibu Rumah alias pekerja rumahan 2%.

Dalam Polling yang kami gelar tanggal 27 Januari 2014 kemarin, pertanyaan yang kami ajukan adalah sebagai berikut,

Jika boleh bermimpi, pasangan yg BERPROFESI apa idamanmu?

A. Pendidik
B. Seniman
C. Politisi
D Pengusaha
E. Lainnya (sebutkan)

Temuan yang paling mengejutkan adalah tidak satupun responden yang mememimpikan mempunyai pasangan Politisi. Politisi seolah menjadi sosok yang paling di hindari responden. Profesi pejabat publik lain di pemerintahan yang juga identik dengan politisi juga tidak di sebut sekalipun oleh responden. 

Jajak pendapat ini seolah melengkapi imej suram dunia politik. Selama ini persepsi publik tentang politisi dan dunia politik masih jauh dari kata positif. Politik lebih banyak di anggap sebagai dunia yang kejam, menindas, culas dan mementingkan kepentingan pribadi daripada di persepsikan sebagai sebuah ajang untuk mengimplementasikan pengabdian terhadap nusa da bangsa. Hasil polling ini tentu saja sebuah ironi. Ibarat jatuh tertimpa tangga. Di ranah umum di persepsikan negatif, sementara dalam skup yang lebih kecil berupa rumah tangga (keluarga) figur politisi juga tidak terlalu di inginkan untuk di jadikan pasangan hidup.

Wanita Lebih Merindukan Sosok Pengusaha

Kalau ada yang mengatakan bahwa perempuan identik dengan materialistis, bisa jadi ada benarnya. Dari 40 responden perempuan yang kami survey, 55% mengatakan mengidamkan sosok pasangan dengan profesi Pengusaha. 22,5% mendambakan pasangan yang berprofesi sebagai Seniman, di susul profesi Pendidik, Militer dan Pendakwah, masing masing di pilih 7,5%.

Tingginya angka responden perempuan yang memilih pasangan enterpreuner tentu tidak sekedar di baca sebagai perilaku negatif mereka yang cenderung materialistik. Akan tetapi juga harus di baca dari kacamata lain. Dalam rumah tangga, perempuan adalah sosok yang paling banyak bersinggungan dengan masalah kebutuhan hidup. Mulai dari kebutuhan perut, kebutuhan pendidikan dan seabrek kebutuhan lain yang terkait langsung dengan denyut nadi rumah tangga. 

Alasan lain tentu terkait dengan minimnya lapangan kerja bagi wanita yang memungkinkan mereka mendapatkan penghasilan sendiri. Keinginan untuk mendapatkan pasangan yang kuat di bidang ekonomi tentu adalah sebuah upaya untuk melengkapi ketidakmampuan perempuan di sisi lain. Karena tidak banyak lahan pekerjaan yang bisa menghasilkan nilai ekonomi, maka mereka menutupinya dengan memilih pasangan yang memiliki kapasitas ekonomi cukup.

Sementara bagi pria, pasangan yang paling di inginkan untuk hidup berumah tangga adalah Pendidik, dengan angka 36,5% responden. Di susul profesi Seniman sebesar 30%, Pengusaha 23%, selanjutnya Pendakwah atau yang memiliki keahlian di bidang agama (3,5%), Dokter (3,5%) dan Pekerja Rumah Tangga atau Ibu Rumah Tangga sebesar 3,5%.

Pemilihan pasangan yang berprofesi sebagai Pendidik ini sangat terkait dengan norma umum rumah tangga di Indonesia. Peranan wanita dalam rumah tangga lebih di fokuskan sebagai sosok yang memiliki kewajiban untuk mendidik anak anak, mengurus segala keperluan yang terkait kegiatan rumah tangga dan seterusnya. Sementara laki laki lebih banyak mengurusi hal hal yang terkait pekerjaan di luar rumah tangga. 

Jumlah Responden : 100
Wanita : 40
Pria : 60

Pasangan Yang Di Inginkan Wanita

A. Pendidik  : 7,5%
B. Seniman : 22,5%
C. Politisi : 0%
D. Pengusaha : 55%
E. Lain lain : 15%

Pasangan Yang Di inginkan Pria

A. Pendidik : 36,5%
B. Seniman : 30%
C. Politisi : 0%
D. Pengusaha : 23%
E. Lain lain : 10,5%

Umum

A. Pendidik : 25%
B. Seniman : 27%
C. Politisi : 0%
D. Pengusaha : 36%
E. Lain lain : 12%

Oleh : TAMPOLL GUBRAK